Mengenal Sarang Putih Burung Walet

raw-plonthos

Sarang putih merupakan sarang yang seluruhnya terbuat dari air liur (saliva), meskipun kadang ada sedikit campuran bulu-bulu halus. Warna sarang walet ini putih sehingga burung ini disebut pula edible nest / swiftlet / Yan wo. Sarang yang dihasilkan oleh walet Aeerodramus fushipagus ini rata-rata mempunyai lebar 6-10 cm dengan berat 6-9 gram. Kandungan air relatif sedikit hanya sekitar antara 5-10% karena kondisi iklim mikro di dalam gedung yang terkendali.

Bentuk sarang putih cukup bagus dan bervariasi, variasi bentuk sarang sangat tergantung sistem pemasangan sirip, usia walet, musim dan pola panenan. Pada pemasangan sirip sistem kotak-kotak, akan dihasilkan bentuk sarang sudut.Pada sirip membujur atau melintang dengan jarak pasang antarsirip yang terlalu dekat atau <20 cm,akan menghasilkan sarang dengan bentuk memanjang seperti bentuk perahu. Apabila jarak pasang antarsirip sekitar 30-50 cm, maka akan dihasilkan bentuk sarang yang normal, yaitu seperti mangkuk dibelah dua.

Namun, jika dilihat dari segi kualitasnya, sarang walet gedung lebih bagus dibandingkan dengan sarang walet gua. Hal ini disebabkan teknis pengendalian iklim mikro gua relatif sulit dilakukan, sebagai contoh adalah masalah tingkat kelembapan yang mencapai angka 100% atau lebih sehingga kadar air sarang mencapai 15-25%, warna sarang kuning keruh atau agak cokelat, dan bentuk sarang tidak seragam karena dinding gua tempat melekatnya sarang juga tidak beraturan.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *